Pernah dengar orang kena penyakit keranjingan sms?
Dee punya teman. Hobi banget smsan. Nggak salah sih. Dee juga sebel kalau sms orang nggak dibales. Tapi ini beda. Tiap hari. Nggak masalah, no problem. Pagi? No problem. Siang? Nggak pa-pa. sore? Juga nggak masalah. Malam? Asal masih melek aja. tapi kalau tiap waktu dan nggak penting-penting amat itu kan ganggu! Masa’ lagi nonton tv aja hampir tiap adegan ditanyain. Misalnya ya, kita berdua sama-sama nonton acara yang sama dan sama-sama kita suka. Tiap adegan ditanyain komentarnya. Kalau nggak, pas acaranya udah mau mulai ditanyain udah ada di depan tv atau belum. Oh God, nggak salah donk kalau Dee jarang jawab smsnya atau Cuma sekedar pesan singkat buat nyenengin hati doang. Bukan masalah pulsa sih, tapi…..
Selasa, 10 Agustus 2010
cry part two
Dee kecewa karena Dee nggak jadi duta gudep.
Dee kecewa karena pilihan bindep yang hanya sebelah mata.
Dee kecewa karena Dee seakan dikhianati oleh takdir.
Dee kecewa karena Dee suka pramuka.
Dee kecewa karena pilihan Dee yang ternyata nggak sesuai sama rencana.
Dee kecewa karena Dee bisa begitu bodohnya kecewa seperti ini.
Dee kecewa dengan diri sendiri.
Itu salah satu hal bodoh yang dee pernah lakukan. Nggak berpikir jernih, berpikir sempit, semaunya sendiri.
Gagal memang sakit. Sakit banget. Apalagi kalau gagal dengan sesuatu yang sangat kita inginkan. Dee udah tunggu dua tahun. tapi kalau dipikir lagi, Dee nggak mungkin bisa melakukan hal sehebat duta gudep yang terpilih. Mungkin ini yang namanya destiny. Dee akan selalu menjadi orang belakang.
Waktu gagal kelas tiga kemarin, banyak yang kasih semangat. Nggak usah jadi DKK. Jadi MALDA trus duta gudep. Masih bisa kan kelas empat? Padahal Dee seringngejekin MALDA sebagai staff yang paling sering gonta-ganti khimar. Banyak resiko. But… it’s my goal choice. Be malda but not be scout envoy.
Dramatisir banget? Emangnya duta gudep segalanya? Dee sudah banyak mendapatkan yang orang lain belum bisa dapatkan. Dee jadi inget SMS ayah buat mama yang diarcive. Ya jelas Dee baca. Isinya….
“Kadang kita meminta pada Allah setangkai bunga yang indah, tapi Allah berikan kaktus berduri. Kita meminta kupu-kupu, tapi diberikanNya ulat. Kita pun sedih, kecewa, bahkan marah!! Namun kemudian, kaktus itu berbunga, indaaah sekali & ulat itupun menjadi kupu-kupu yang cantik. Itulah jalanNya, indah pada waktunya! Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan. Kadang kita sedih, kecewa, terluka,berburuk sangka, tapi jauh di atas segalanya Allah sedang merangkai yang TERBAIK dalam kehidupan kita. Agar kita belajar untuk selalu IKHLAS…. (sebuah reflexi ULANG TAHUN AYAH buat mama).
Kalau dilihat panjang banget ya SMSnya? Nggak nyangka Ayah bisa puitis.
Dee kecewa karena pilihan bindep yang hanya sebelah mata.
Dee kecewa karena Dee seakan dikhianati oleh takdir.
Dee kecewa karena Dee suka pramuka.
Dee kecewa karena pilihan Dee yang ternyata nggak sesuai sama rencana.
Dee kecewa karena Dee bisa begitu bodohnya kecewa seperti ini.
Dee kecewa dengan diri sendiri.
Itu salah satu hal bodoh yang dee pernah lakukan. Nggak berpikir jernih, berpikir sempit, semaunya sendiri.
Gagal memang sakit. Sakit banget. Apalagi kalau gagal dengan sesuatu yang sangat kita inginkan. Dee udah tunggu dua tahun. tapi kalau dipikir lagi, Dee nggak mungkin bisa melakukan hal sehebat duta gudep yang terpilih. Mungkin ini yang namanya destiny. Dee akan selalu menjadi orang belakang.
Waktu gagal kelas tiga kemarin, banyak yang kasih semangat. Nggak usah jadi DKK. Jadi MALDA trus duta gudep. Masih bisa kan kelas empat? Padahal Dee seringngejekin MALDA sebagai staff yang paling sering gonta-ganti khimar. Banyak resiko. But… it’s my goal choice. Be malda but not be scout envoy.
Dramatisir banget? Emangnya duta gudep segalanya? Dee sudah banyak mendapatkan yang orang lain belum bisa dapatkan. Dee jadi inget SMS ayah buat mama yang diarcive. Ya jelas Dee baca. Isinya….
“Kadang kita meminta pada Allah setangkai bunga yang indah, tapi Allah berikan kaktus berduri. Kita meminta kupu-kupu, tapi diberikanNya ulat. Kita pun sedih, kecewa, bahkan marah!! Namun kemudian, kaktus itu berbunga, indaaah sekali & ulat itupun menjadi kupu-kupu yang cantik. Itulah jalanNya, indah pada waktunya! Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan. Kadang kita sedih, kecewa, terluka,berburuk sangka, tapi jauh di atas segalanya Allah sedang merangkai yang TERBAIK dalam kehidupan kita. Agar kita belajar untuk selalu IKHLAS…. (sebuah reflexi ULANG TAHUN AYAH buat mama).
Kalau dilihat panjang banget ya SMSnya? Nggak nyangka Ayah bisa puitis.
cry part one
Siapa yang larang manusia menangis? Apalagi makhluk yang disebut perempuan.
Cewek bukan cengeng karena ia menangis.
Tapi cewek menggunakan perasaan dalam tiap keadaan. Menangis berarti cewek memiliki perasaan.
Cewek bukan lemah karena ia menangis
Tapi cewek kuat karena ia menangis. Menandakan cewek kuat mengendalikan emosi. Bukan seperti cowok yang menggunakan kekuatan dalam tiap emosinya.
Ada yang bilang kalau cewek terbuat dari air, jadi mudah menangis.
Ada yang bilang kalau cewek menangis, seluruh masalah yang ia hadapi akan ke luar bersama butiran-butiran tangisan itu. Cewek akan merasa lega.
Apapun itu, yang jelas sah jika cewek menangis. Kodrat kalau cewek gampang nangis. Tapi liat sikon dulu…
Dee nggak pernah nangis histeris. Okay, just one time. Jujur, dee nggak pernah merasa sesedih itu. Yang bikin mata ini bengkak. Dari pagi sampai malam kerjaannya hanya nangis. Kalau diingat-ingat malu juga sih. Nangis di depan kelas, di dalam kelas sampai dikira sakit, di jalan, di kamar diliatin sama adik kelas, di depan perpustakaan, di kamar mandi. Duh, parah banget deh! Apalagi nangis di depan Libanon. Udah lama, diliatin kakak kelas, guru, ngerepotin Alpend yang nemenin dan wali kelas Dee.
Itu gara-gara satu hal. Dee kecewa.
Cewek bukan cengeng karena ia menangis.
Tapi cewek menggunakan perasaan dalam tiap keadaan. Menangis berarti cewek memiliki perasaan.
Cewek bukan lemah karena ia menangis
Tapi cewek kuat karena ia menangis. Menandakan cewek kuat mengendalikan emosi. Bukan seperti cowok yang menggunakan kekuatan dalam tiap emosinya.
Ada yang bilang kalau cewek terbuat dari air, jadi mudah menangis.
Ada yang bilang kalau cewek menangis, seluruh masalah yang ia hadapi akan ke luar bersama butiran-butiran tangisan itu. Cewek akan merasa lega.
Apapun itu, yang jelas sah jika cewek menangis. Kodrat kalau cewek gampang nangis. Tapi liat sikon dulu…
Dee nggak pernah nangis histeris. Okay, just one time. Jujur, dee nggak pernah merasa sesedih itu. Yang bikin mata ini bengkak. Dari pagi sampai malam kerjaannya hanya nangis. Kalau diingat-ingat malu juga sih. Nangis di depan kelas, di dalam kelas sampai dikira sakit, di jalan, di kamar diliatin sama adik kelas, di depan perpustakaan, di kamar mandi. Duh, parah banget deh! Apalagi nangis di depan Libanon. Udah lama, diliatin kakak kelas, guru, ngerepotin Alpend yang nemenin dan wali kelas Dee.
Itu gara-gara satu hal. Dee kecewa.
spring in london
Ini adalah buku terakhir dari four season. Musim semi. Hubungan dikit sama buku ketiganya, di sana Keiko Ishida punya kembaran. Namanya Naomi Ishida. Dialah yang jadi tokoh utama dalam cerita ini.
Naomi adalah seorang model dari Jepang yang namanya cukup mendunia. Kini ia tinggal di London selama tiga tahun terakhir bersama dua orang temannya. Juliette, seorang pemain drama dan Chris, seorang koki keturunan Skotlandia. Dengan mata birunya ia bisa saja menarik perhatian setiap wanita. Tapi sayang, dia gay.
Naomi terlibat dalam satu syuting klip video seorang penyanyi Korea, Tae-Woo (baca buku pertama, Summer in Seoul) bersama lawan mainnya, Danny Jo. Danny orang yang baik, ramah, sopan, dan menyenangkan. Tapi Naomi selalu saja menghindarinya. Bahkan terlihat memusuhinya. Bagaimana mereka bisa bekerja sama dalam pembuatan video musik ini kalau gadis itu mengacuhkannya setiap saat? Danny berusaha mendekatinya untuk mencari tahu alasan gadis itu memusuhinya.
Lama kelamaan mereka cukup dekat lebih dari seorang teman biasa. Saat Naomi menyadari hal itu, Miho, temannya yang sekaligus editor majalah fashion tempat ia bekerja secara freelance, pulang dari Korea. Ternyata kedua orang tua Miho dan Dannya berusaha menjodohkan mereka berdua. Miho meminta Naomi agar ia membantunya untuk dekat dengan Danny. Demi persahabatan, dengan berat Naomi mengiyakan.
Dalamsebuah pesta atas kesuksesan debut Juliette, Danny bertemu dengan salah seorang teman almarhum kakaknya, Kim Dong-Min. Naomi yang tidak tahan keramaian pamit pulang pada Juliette dan Chris. Ia menunggu di tempat penitipan jaket. Kim Dong-Min datang mendekatinya dan menggodanya. Saat itu Danny datang dan membuat perhitungan padanya. Lalu Danny mengantar Naomi pulang. Ia tak menyangka bahwa Naomi akan seshock itu. Danny lalu mendatangi Dong-Min tentang perkataannya dalam pesta tadi. Akhirnya Dong-Min menguak rahasia gelap yang membuat Naomi anti terhadap lelaki. Sebuah peristiwa yang melibatkan almarhum kakaknya.
Mengetahui kebenaran ternyata pahit. Keadaan itu malah hanya membuat hubungan antara Naomi dan Danny menjauh. Naomi masih belum siap untuk melihat Danny yang ternyata adik dari lelaki yang telah membuatnya ketakutan setengah mati terhadap lelaki.
Danny kembali ke Korea, ia meminta Naomi menunggunya dan meminta jawaban. Tapi Naomi malah ingin menjauhi Danny sampai siap menerima kenyataan. Danny bukan kakaknya. Naomi pulang ke Jepang dan tinggal bersama Keiko.
Akhir dari cerita ini happy ending kok. Paling lucu adalah epilog. Bagaimana Danny mendapatkan alamat Naomi di Jepang dari Chris dengan mati-matian.
Buku terakhir…. Rasanya nggak sanggup untuk melepaskan tangan ini dari buku-buku Ilana Tan. I hope I can read any book like these. Novel Ilana Tan apalagi sih selain four season ini?
Naomi adalah seorang model dari Jepang yang namanya cukup mendunia. Kini ia tinggal di London selama tiga tahun terakhir bersama dua orang temannya. Juliette, seorang pemain drama dan Chris, seorang koki keturunan Skotlandia. Dengan mata birunya ia bisa saja menarik perhatian setiap wanita. Tapi sayang, dia gay.
Naomi terlibat dalam satu syuting klip video seorang penyanyi Korea, Tae-Woo (baca buku pertama, Summer in Seoul) bersama lawan mainnya, Danny Jo. Danny orang yang baik, ramah, sopan, dan menyenangkan. Tapi Naomi selalu saja menghindarinya. Bahkan terlihat memusuhinya. Bagaimana mereka bisa bekerja sama dalam pembuatan video musik ini kalau gadis itu mengacuhkannya setiap saat? Danny berusaha mendekatinya untuk mencari tahu alasan gadis itu memusuhinya.
Lama kelamaan mereka cukup dekat lebih dari seorang teman biasa. Saat Naomi menyadari hal itu, Miho, temannya yang sekaligus editor majalah fashion tempat ia bekerja secara freelance, pulang dari Korea. Ternyata kedua orang tua Miho dan Dannya berusaha menjodohkan mereka berdua. Miho meminta Naomi agar ia membantunya untuk dekat dengan Danny. Demi persahabatan, dengan berat Naomi mengiyakan.
Dalamsebuah pesta atas kesuksesan debut Juliette, Danny bertemu dengan salah seorang teman almarhum kakaknya, Kim Dong-Min. Naomi yang tidak tahan keramaian pamit pulang pada Juliette dan Chris. Ia menunggu di tempat penitipan jaket. Kim Dong-Min datang mendekatinya dan menggodanya. Saat itu Danny datang dan membuat perhitungan padanya. Lalu Danny mengantar Naomi pulang. Ia tak menyangka bahwa Naomi akan seshock itu. Danny lalu mendatangi Dong-Min tentang perkataannya dalam pesta tadi. Akhirnya Dong-Min menguak rahasia gelap yang membuat Naomi anti terhadap lelaki. Sebuah peristiwa yang melibatkan almarhum kakaknya.
Mengetahui kebenaran ternyata pahit. Keadaan itu malah hanya membuat hubungan antara Naomi dan Danny menjauh. Naomi masih belum siap untuk melihat Danny yang ternyata adik dari lelaki yang telah membuatnya ketakutan setengah mati terhadap lelaki.
Danny kembali ke Korea, ia meminta Naomi menunggunya dan meminta jawaban. Tapi Naomi malah ingin menjauhi Danny sampai siap menerima kenyataan. Danny bukan kakaknya. Naomi pulang ke Jepang dan tinggal bersama Keiko.
Akhir dari cerita ini happy ending kok. Paling lucu adalah epilog. Bagaimana Danny mendapatkan alamat Naomi di Jepang dari Chris dengan mati-matian.
Buku terakhir…. Rasanya nggak sanggup untuk melepaskan tangan ini dari buku-buku Ilana Tan. I hope I can read any book like these. Novel Ilana Tan apalagi sih selain four season ini?
winter in tokyo
Yang ini adalah buku ketiga dari Ilana Tan. Dikt-dikit nyambung dengan buku kedua. Si Autumn in Paris diceritakan bahwa Tatsuya memiliki tetangga bernama Keiko.
Ishida Keiko adalah seorang gadis awal dua puluhan yang jugo blesteran Jepang-Indonesia. Ia kini di Tokyo sebagai penjaga perpustakaan. Setelah kematian Tatsuya, apartemen di seberangnya sudah hampir satu tahun tidak ditempati. Kini ada seseorang penghuni baru yang menempati apartemen 201 itu. Namanya Nishimura Kazuto, seorang fotografer terkenal yang sejak sepuluh tahun terakhir ini tinggal di Amerika. Ia pindah ke Tokyo dengan alasan ingin menemukan suasana baru untuk inspirasinya.
Kazuto merasa ada sesuatu yang menarik dari Keiko. Padahal di hati Keiko masih ada seseorang yang ditunggunya. Cinta pertama saat SD yang tiba-tiba bertemu kembali setelah tiga belas tahu lamanya. Kitano Akira, yang sekarang berprofesi sebagai dokter yang ternyata adalah sahabat Kazuto saat masih sekolah.
Sebulan bertetangga perasaan mulai terbentuk. Saat terakhir kali Kazuto mengatakan isi hatinya saat mengantar Keiko ke stasiun untuk ke Kyoto menghabiskan liburan tahun baru. Kejutan datang untuk Kazuto sepulangnya dari stasiun. Seorang yakuza (gangster) yang pernah dihajarnya memberi balasan. Kazuto terluka parah hingga in coma, yang mengakibatkan ia kehilangan akan ingatannya selama sebulan. Yaitu saat-saat selama ia berada di Tokyo. Yang terakhir diingatnya adalah saat ia masih di dalam apartemen di New York.
Di lain pihak Keiko yang selalu menanti janji telepon dari Kazuto masih khawatir. Sejak ia berada di Kyoto, bahkan saat ia pulang ke Tokyo pun belum ada kabar dari Kazuto.
Imamoto Yuri, wanita yang membuat Kazuto pergi dari Amerika untuk melupakannya datang ke Tokyo selama sebulan. Banyak hal terjadi sampai Kazuto bertemu Keiko kembali. Ia tidak ingat dengan wanita itu, tapi hatinya berkata lain.
Kazuto ingin mengingat kembali segala hal selam sebulan terakhir keberadaannya di Tokyo. Untuk itu ia kembali ke apartemennya yang dulu.
Hingga ia bertemu dengan yakuza itu kembali yang ingin membunuh Kazuto agar ia tidak bisa mengingatnya. Tapi justru karena pukulan yang diterima Kazuto, membuat semua memorinya kembali. Dan benar-benar mengingat bagian penting dalam hidupnya…
Novel ini paling tebal di antara novel yang lain. 321 halaman tetapi dapat memuaskan. One more I say, nggak rugi baca novel Ilana Tan.
Ishida Keiko adalah seorang gadis awal dua puluhan yang jugo blesteran Jepang-Indonesia. Ia kini di Tokyo sebagai penjaga perpustakaan. Setelah kematian Tatsuya, apartemen di seberangnya sudah hampir satu tahun tidak ditempati. Kini ada seseorang penghuni baru yang menempati apartemen 201 itu. Namanya Nishimura Kazuto, seorang fotografer terkenal yang sejak sepuluh tahun terakhir ini tinggal di Amerika. Ia pindah ke Tokyo dengan alasan ingin menemukan suasana baru untuk inspirasinya.
Kazuto merasa ada sesuatu yang menarik dari Keiko. Padahal di hati Keiko masih ada seseorang yang ditunggunya. Cinta pertama saat SD yang tiba-tiba bertemu kembali setelah tiga belas tahu lamanya. Kitano Akira, yang sekarang berprofesi sebagai dokter yang ternyata adalah sahabat Kazuto saat masih sekolah.
Sebulan bertetangga perasaan mulai terbentuk. Saat terakhir kali Kazuto mengatakan isi hatinya saat mengantar Keiko ke stasiun untuk ke Kyoto menghabiskan liburan tahun baru. Kejutan datang untuk Kazuto sepulangnya dari stasiun. Seorang yakuza (gangster) yang pernah dihajarnya memberi balasan. Kazuto terluka parah hingga in coma, yang mengakibatkan ia kehilangan akan ingatannya selama sebulan. Yaitu saat-saat selama ia berada di Tokyo. Yang terakhir diingatnya adalah saat ia masih di dalam apartemen di New York.
Di lain pihak Keiko yang selalu menanti janji telepon dari Kazuto masih khawatir. Sejak ia berada di Kyoto, bahkan saat ia pulang ke Tokyo pun belum ada kabar dari Kazuto.
Imamoto Yuri, wanita yang membuat Kazuto pergi dari Amerika untuk melupakannya datang ke Tokyo selama sebulan. Banyak hal terjadi sampai Kazuto bertemu Keiko kembali. Ia tidak ingat dengan wanita itu, tapi hatinya berkata lain.
Kazuto ingin mengingat kembali segala hal selam sebulan terakhir keberadaannya di Tokyo. Untuk itu ia kembali ke apartemennya yang dulu.
Hingga ia bertemu dengan yakuza itu kembali yang ingin membunuh Kazuto agar ia tidak bisa mengingatnya. Tapi justru karena pukulan yang diterima Kazuto, membuat semua memorinya kembali. Dan benar-benar mengingat bagian penting dalam hidupnya…
Novel ini paling tebal di antara novel yang lain. 321 halaman tetapi dapat memuaskan. One more I say, nggak rugi baca novel Ilana Tan.
autumn in paris
Buku kedua Ilana Tan. Ada nyambung dikit di buku pertamanya. Di summer in seoul diceritkan bahwa Sandy pulang ke Indonesia di saat hatinya kacau balau dan bertemu dengan sepupunya yang tinggal di Prancis. Ya, di sinilah tokoh utama. Tara.
Tara sudah lama tinggal di Prancis. Blesteran Indonesia-Prancis. Orang tuanya cerai dan Tara tinggal di Paris sejak umur enam belas tahun. dua hal yang ia sukai adalah Paris dan musim gugur.
Pada suatu hari ia dikenalkan oleh seorang arsitek Jepang yang bernama Tatsuya Fujisawa. Arsitek Jepang yang bekerja sama dengan perusahaan Sebastien, sahabat Tara. Saat itu, Tara merasa sudah mengenal Tatsuya. Rasa penasaran menggerogoti, apa sebenarnya yang membuat Tara merasa begitu mengenal Tatsuya. Ditambah Tatsuya yang sulit ditebak dan selalu membangkitkan rasa penasarannya sejak awal.
Dari pertemuan tersebut, sering terjadi pertemuan-pertemuan yang mulanya tidak disngaja. Tatsuya yang sekarang mempunyai pendengar dalam acara Je me souviens… selalu menulis surat tentang gadis musim gugurnya yang tak lain adalah Tara.
Sebenarnya Tatsuya datang ke Paris bukan hanya untuk urusan kerja, tapi sekaligus mencari orang yang selama ini menghancurkan hidupnya. Ia tidak menduga akan terpesona dengan seorang Tara Dupont, gadis yang cerewet tapi bisa menenangkan jiwa dan pikirannya… juga mengubah hidupnya.
Mereka berdua sama sekali tidak menyadari adanya benang merah yang menghubungkan mereka dengan masa lalu, benang merah yang membuat segala harapan, perasaan, dan keyakinan hancur.
Baca novel yang satu ini bikin hiks.. hiks… dee baca ini sampai heboh sendiri. Sering ditegur Mama dikira kesurupan. Tapi emang kalau mau baca buku ini butuh perasaan. Dee juga suka covernya. Terutama lampu jalannya….(?)
Tara sudah lama tinggal di Prancis. Blesteran Indonesia-Prancis. Orang tuanya cerai dan Tara tinggal di Paris sejak umur enam belas tahun. dua hal yang ia sukai adalah Paris dan musim gugur.
Pada suatu hari ia dikenalkan oleh seorang arsitek Jepang yang bernama Tatsuya Fujisawa. Arsitek Jepang yang bekerja sama dengan perusahaan Sebastien, sahabat Tara. Saat itu, Tara merasa sudah mengenal Tatsuya. Rasa penasaran menggerogoti, apa sebenarnya yang membuat Tara merasa begitu mengenal Tatsuya. Ditambah Tatsuya yang sulit ditebak dan selalu membangkitkan rasa penasarannya sejak awal.
Dari pertemuan tersebut, sering terjadi pertemuan-pertemuan yang mulanya tidak disngaja. Tatsuya yang sekarang mempunyai pendengar dalam acara Je me souviens… selalu menulis surat tentang gadis musim gugurnya yang tak lain adalah Tara.
Sebenarnya Tatsuya datang ke Paris bukan hanya untuk urusan kerja, tapi sekaligus mencari orang yang selama ini menghancurkan hidupnya. Ia tidak menduga akan terpesona dengan seorang Tara Dupont, gadis yang cerewet tapi bisa menenangkan jiwa dan pikirannya… juga mengubah hidupnya.
Mereka berdua sama sekali tidak menyadari adanya benang merah yang menghubungkan mereka dengan masa lalu, benang merah yang membuat segala harapan, perasaan, dan keyakinan hancur.
Baca novel yang satu ini bikin hiks.. hiks… dee baca ini sampai heboh sendiri. Sering ditegur Mama dikira kesurupan. Tapi emang kalau mau baca buku ini butuh perasaan. Dee juga suka covernya. Terutama lampu jalannya….(?)
Senin, 09 Agustus 2010
summer in seoul
Cerita dimulai saat tertukarnya ponsel kedua pemeran utama. Sandy alias Han Soon-Hee dan Jung Tae-Woo dan dari sanalah mereka berdua berkenalan. Tae-Woo yang akhirnya kembali dalam dunia showbiz setelah empat tahun lamanya digosipkan gay. Maka manajernya, Park Hyun-Shik mengusulkan Tae-Woo agar mencari gadis untuk berpura-pura menjadi pacarnya demi menepis gossip tersebut. Pilihan Tae-Woo akhirnya jatuh pada Sandy yang baru saja ia kenal. Ia meminta Sandy untuk berfoto dengannya sebagai pacar untuk disebarkan pada media. Sandy yang harusnya merasa senang pernah berkenalan bahkan diajak menjadi pacar seorang Jung Tae-Woo walau hanya dalam foto sama sekali tetap tidak terkesan padanya. Tapi Sandy menerimanya dengan syarat wajahnya tidak terlihat.
Awalnya Tae-Woo tidak curiga kenapa Sandy langsung menerima tawarannya. Sementara Sandy hanya bisa berharap ia tidak akan menyesali keputusannya terlibat dengan Jung Tae-Woo. Hari-hari musim panas sebagai ‘kekasih’ tae-Woo dimulai. Perubahan rasa itu pun ada. Namun keduanya tidak menyadari kebenaran kisah empat tahun lalu sedang mengejar mereka.
Ini adalah novel pertama Ilana Tan. Mengambil setting di Seoul pada musim panas. Diterbitkan pertama kali pada bulan mei 2007. hingga 2010 ini sudah naik cetak sepuluh kali. Tidak usah diragukan bagaimana cerita novel ini. Liana Tan menggambarkan segalanya terlihat tampak nyata dan jelas. Kita akan benar-benar diajak ke Seoul menikmati kisah Sandy dan Tae-Woo saat musim panas. Summer in Seoul….
Awalnya Tae-Woo tidak curiga kenapa Sandy langsung menerima tawarannya. Sementara Sandy hanya bisa berharap ia tidak akan menyesali keputusannya terlibat dengan Jung Tae-Woo. Hari-hari musim panas sebagai ‘kekasih’ tae-Woo dimulai. Perubahan rasa itu pun ada. Namun keduanya tidak menyadari kebenaran kisah empat tahun lalu sedang mengejar mereka.
Ini adalah novel pertama Ilana Tan. Mengambil setting di Seoul pada musim panas. Diterbitkan pertama kali pada bulan mei 2007. hingga 2010 ini sudah naik cetak sepuluh kali. Tidak usah diragukan bagaimana cerita novel ini. Liana Tan menggambarkan segalanya terlihat tampak nyata dan jelas. Kita akan benar-benar diajak ke Seoul menikmati kisah Sandy dan Tae-Woo saat musim panas. Summer in Seoul….
Langganan:
Postingan (Atom)